Laporan Kinerja
26.221xPenilaian kinerja Puskesmas adalah suatu upaya untuk melakukan penilaian hasil kerja / prestasi Puskesmas. Pelaksanaan penilaian dimulai dari tingkat Puskesmas sebagai instrumen mawas diri karena setiap Puskesmas melakukan penilaian kinerjanya secara mandiri, kemudian Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota melakukan verifikasi hasilnya. Adapun aspek penilaian meliputi hasil pencapaian cakupan dan manajemen kegiatan termasuk mutu pelayanan (khusus bagi Puskesmas yang telah mengembangkan mutu pelayanan) atas perhitungan seluruh Puskesmas. Berdasarkan hasil verifikasi, dinas kesehatan kabupaten / kota bersama Puskesmas dapat menetapkan Puskesmas kedalam kelompok (I,II,III) sesuai dengan pencapaian kinerjanya. Pada setiap kelompok tersebut, dinas kesehatan kabupaten/kota dapat melakukan analisis tingkat kinerja puskesmas berdasarkan rincian nilainya, sehingga urutan pencapian kinerjanya dapat diketahui, serta dapat dilakukan pembinaan secara lebih mendalam dan terfokus.
Secara garis besar lingkup penilaian kinerja Puskesmas tersebut berdasarkan pada upaya-upaya Puskesmas dalam menyelenggarakan :
- Pelayanan kesehatan yang meliputi :
- Upaya Kesehatan Wajib sesuai dengan kebijakan nasional , di mana penetapan jenis pelayananannya disusun oleh dinas kesehatan kota;
- Upaya Kesehatan Pengembangan antara lain penambahan upaya kesehatan atau inovasi.
2. Pelaksanaan manajemen Puskesmas dalam penyelenggaraan kegiatan, meliputi
- Proses penyusunan perencanaan, pelaksanaan lokakarya mini dan pelaksanaan penilaian kinerja;
- Manajemen sumber daya termasuk manajemen alat, obat, keuangan dan ketenagaan.
3. Mutu pelayanan Puskesmas, meliputi :
- Penilaian input pelayanan berdasarkan standar yang ditetapkan;
- Penilaian proses pelayanan dengan menilai tingkat kepatuhannya terhadap standar pelayanan yang telah ditetepkan;
- Penilaian output pelayanan berdasarkan upaya kesehatan yang diselenggarakan;
- Penilaian outcome pelayanan antara lain melalui pengukuran tingkat kepuasan pengguna jasa pelayanan Puskesmas.
Teknis pelaksanaan penilaian kinerja UPT Puskesmas Danurejan II tahun 2019, sebagaimana berikut di bawah ini:
1. Pengumpulan Data.
Pengumpulan data dilaksanakan dengan memasukkan data hasil kegiatan puskesmas tahun 2018 (Januari s.d Desember 2018) dengan variabel dan sub variabel yang terdapat dalam formulir penilaian kinerja puskesmas tahun 2019.
2. Pengolahan Data.
Setelah proses pengumpulan data selesai, dilanjutkan dengan penghitungan sebagaimana berikut di bawah ini :
a. Penilaian Cakupan Kegiatan Pelayanan Kesehatan
Cakupan sub variabel (SV) dihitung dengan membagi hasil pencapaian (H) dengan target sasaran (T) dikalikan 100
Cakupan variabel (V) dihitung dengan menjumlah seluruh nilai sub variabel (ΣSV ) kemudian dibagi dengan jumlah variabel ( n )
Jadi nilai cakupan kegiatan pelayanan kesehatan adalah rerata per jenis kegiatan. Kinerja cakupan pelayanan kesehatan dikelompokkan menjadi tiga, yaitu :
-
- Kelompok I (kinerja baik) : Tingkat pencapaian hasil ≥ 91 %
- Kelompok II (kinerja cukup) : Tingkat pencapaian hasil 81 – 90 %
- Kelompok III (kinerja kurang) : Tingkat pencapaian hasil ≤ 80 %
b. Penilaian Kegiatan Manajemen Puskesmas
Penilaian kegiatan manajemen puskesmas dikelompokkan menjadi empat kelompok :
- Manajemen Operasional Puskesmas
- Manajemen alat dan obat
- Manajemen keuangan
- Manajemen ketenagaan
Penilaian kegiatan manajemen puskesmas dengan menggunakan skala nilai sebagai berikut :
- Skala 1 nilai 4
- Skala 2 nilai 7
- Skala 3 nilai 10
Nilai masing-masing kelompok manajemen adalah rata-rata nilai kegiatan masing-masing kelompok manajemen.
Cara Penilaian :
- Nilai manajemen dihitung sesuai dengan hasil pencapaian Puskesmas dan dimasukkan ke dalam kolom yang sesuai.
- Hasil nilai skala dimasukkan ke dalam kolom nilai akhir tiap variabel.
- Hasil rata – rata dari penjumlahan nilai variabel dalam manajemen merupakan nilai akhir manajemen.
- Hasil rata-rata dikelompokkan menjadi :
Baik : Nilai rata – rata ≥ 8,5
Cukup : Nilai 5,5 – 8,4
Kurang : Nilai < 5>
c. Penilaian mutu pelayanan
Cara Penilaian :
- Nilai mutu dihitung sesuai dengan hasil pencapaian Puskesmas dan dimasukkan ke dalam kolom yang sesuai.
- Hasil nilai skala dimasukkan ke dalam kolom nilai akhir tiap variabel.
- Hasil rata – rata nilai variabel dalam satu komponen merupakan nilai akhir mutu.
- Nilai mutu dikelompokkan menjadi :
* Baik : Nilai rata – rata ≥ 8,5
* Cukup : Nilai 5,5 – 8,4
* Kurang : Nilai < 5>
Hasil Kinerja Puskesmas Danurejan II Tahun 2019 berdasarkan data tahun 2018 dapat kami sajikan sebagaimana berikut ini:
A. Hasil kinerja pelayanan kesehatan
1. Upaya Kesehatan Wajib
Tabel 1. Hasil Pencapaian Kinerja Upaya Kesehatan Wajib UPT Puskesmas Danurejan II Tahun 2018
NO |
KOMPONEN KEGIATAN UPAYA KESEHATAN WAJIB |
HASIL CAKUPAN (%) |
TINGKAT KINERJA |
KETERANGAN |
1 |
UPAYA PROMOSI KESEHATAN |
70,47% |
KURANG |
BAIK ≥ 91 % CUKUP ≥81-90 % KURANG≤ 80% |
2 |
UPAYA KESEHATAN LINGKUNGAN |
100% |
BAIK |
|
3 |
UPAYA KESEHATAN IBU DAN ANAK TERMASUK KB |
89,25% |
CUKUP |
|
4 |
UPAYA PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT |
93,19% |
BAIK |
|
5 |
UPAYA PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR |
96,83% |
BAIK |
|
6 |
UPAYA PENGOBATAN |
100% |
BAIK |
|
RATA-RATA KINERJA |
91,62% |
BAIK |
||
|
|
|
|
2. Upaya Kesehatan Pengembangan
Tabel 2. Hasil Pencapaian Kinerja Upaya Kesehatan Pegembangan UPT Puskesmas Danurejan II Tahun 2018
NO |
KOMPONEN KEGIATAN UPAYA KESEHATAN PENGEMBANGAN |
HASIL CAKUPAN (%) |
TINGKAT KINERJA |
KETERANGAN |
1 |
UPAYA KESEHATAN USIA LANJUT |
92,19% |
BAIK |
BAIK ≥ 91 % CUKUP ≥81-90 % KURANG≤ 80% |
2 |
UPAYA KESEHATAN MATA / PENCEGAHAN KEBUTAAN |
100% |
BAIK |
|
3 |
UPAYA KESEHATAN TELINGA / PENCEGAHAN GANGGUAN PENDENGARAN |
100% |
BAIK |
|
4 |
KESEHATAN JIWA |
100% |
BAIK |
|
5 |
KESEHATAN OLAHRAGA |
66,67% |
KURANG |
|
6 |
PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT GIGI |
100% |
BAIK |
|
7 |
PERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT |
100% |
BAIK |
|
8 |
BINA KELUARGA TRADISIONAL |
100% |
BAIK |
|
9 |
BINA KESEHATAN KERJA |
66,67% |
KURANG |
|
RATA-RATA KINERJA |
90,69% |
CUKUP |
Nilai cakupan kinerja pelayanan kesehatan adalah : rata – rata nilai upaya kesehatan wajib dan upaya kesehatan pengembangan, atau dengan kata lain nilai pencapaian upaya kesehatan wajib + pengembangan dibagi dua.
Jadi Nilai Kinerja cakupan pelayanan kesehatan UPT Puskesmas Danurejan II adalah : 91,15% (BAIK)
B. Hasil Kinerja Kegiatan Manajemen UPT Puskesmas Danurejan II
Tabel 3. Hasil Pencapaian Kinerja Manajemen UPT Puskesmas Puskesmas Danurejan II Tahun 2018
NO. |
KOMPONEN MANAJEMEN PUSKESMAS |
CAKUPAN KEGIATAN |
TINGKAT KINERJA |
KETERANGAN |
1 |
MANAJEMEN OPERASIONAL PUSKESMAS |
10,00 |
BAIK |
BAIK ≥ 8,5 |
2 |
MANAJEMEN ALAT DAN OBAT |
9,50 |
BAIK |
CUKUP ≥ 5,5 – 8,4 |
3 |
MANAJEMEN KEUANGAN |
8,50 |
BAIK |
KURANG < 5> |
4 |
MANAJEMEN KETENAGAAN |
10,00 |
BAIK |
|
RATA-RATA |
9,50 |
BAIK |
|
Jadi hasil kinerja kegiatan manajemen Puskesmas Danurejan II tahun 2018 adalah 9,50 (Kinerja Baik).
C. Hasil Kinerja Mutu Pelayanan Kesehatan UPT Puskesmas Danurejan II
Tabel. 4. Hasil Pencapaian Kinerja Mutu Pelayanan Kesehatan UPT Puskesmas Danurejan II Tahun 2018
No |
JENIS KEGIATAN |
Cakupan |
Nilai |
Tingkat Kinerja |
1 |
Drop out pelayanan ANC (K1-K4) |
4,94% |
10 |
Baik |
2 |
Persalinan oleh tenaga kesehatan |
100% |
10 |
Baik |
3 |
Penanganan komplikasi obstetri / resiko tinggi |
19% |
10 |
Baik |
4 |
Error rate pemeriksaan BTA |
0% |
10 |
Baik |
5 |
Kepatuhan terhadap standar ANC |
95,16% |
10 |
Baik |
6 |
Kepatuhan terhadap standar pemeriksaan TB Paru |
100% |
10 |
Baik |
7 |
Tingkat Kepuasan pasien terhadap pelayanan puskesmas |
81,22% |
10 |
Baik |
|
Rata-rata nilai |
|
10 |
Baik |
Dengan melihat tabel di atas hasil kinerja mutu pelayanan kesehatan Puskesmas Danurejan II tahun 2018 adalah 10,00 (BAIK).
D. Hasil Total Kinerja Kegiatan di UPT Puskesmas Danurejan II
Tabel. 5. Hasil Total Kinerja Kegiatan UPT Puskesmas Danurejan II Tahun 2018
No. |
Komponen Kegiatan |
Pencapaian |
Tingkat Kinerja |
1 |
Pelayanan Kesehatan |
91,15 |
Baik |
2 |
Manajemen |
9,50 |
Baik |
3 |
Mutu |
10,00 |
Baik |
Perbandingan Hasil Kinerja Tahun 2017 dengan Tahun 2018
1. Upaya Kesehatan Wajib
Tabel 6. Perbandingan Hasil Pencapaian Kinerja Upaya Kesehatan Wajib UPT Puskesmas Danurejan II Tahun 2017 s.d 2018
NO |
KOMPONEN KEGIATAN UPAYA KESEHATAN WAJIB |
CAPAIAN |
TREND |
|
2017 |
2018 |
|||
1 |
UPAYA PROMOSI KESEHATAN |
79,23% |
70,47% |
TURUN |
2 |
UPAYA KESEHATAN LINGKUNGAN |
100% |
100% |
TETAP |
3 |
UPAYA KESEHATAN IBU DAN ANAK TERMASUK KB |
91,33% |
89,25% |
TURUN |
4 |
UPAYA PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT |
88,78% |
93,19% |
NAIK |
5 |
UPAYA PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR |
91,79% |
96,83% |
NAIK |
6 |
UPAYA PENGOBATAN |
100% |
100% |
TETAP |
Rata-rata Kinerja |
91,15% |
90,95% |
TURUN |
Dari tabel di atas capaian kegiatan tahun 2018 bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tetap adalah upaya kesehatan lingkungan dan upaya pengobatan dari 100% pada tahun 2017 tetap 100% pada tahun 2018 termasuk dalam kategori baik. Hal ini disebabkan target sasaran pada upaya pengobatan sama dengan jumlah pasien yang dilayani. Cakupan kegiatan upaya kesehatan wajib yang mengalami kenaikan termasuk dalam kategori kurang, yaitu upaya promosi kesehatan, sedangkan yang termasuk dalam kategori cukup adalah upaya kesehatan ibu dan anak termasuk KB. Untuk upaya kesehatan lingkungan dan upaya pengobatan termasuk dalam kategori baik.
Pada kriteria upaya promosi kesehatan mengalami penurunan dan termasuk kategori kurang dari 79,23% menjadi 70,47% dikarenakan jumlah posyandu yang termasuk kategori purnama dan mandiri mengalami penurunan dari 12 posyandu menjadi 4 posyandu. Sedangkan upaya kesehatan ibu dan anak termasuk KB juga mengalami penurunan tetapi masih tergolong kategori cukup, yaitu dari 91,33% menjadi 89,25% dikarenakan pada upaya kesehatan balita dan anak pra sekolah dengan kegiatan pelayanan deteksi dan stimulasi dini tumbuh kembang anak pra sekolah yang ditargetkan 152 anak hanya tercapai 60 anak.
2. Upaya Kesehatan Pengembangan
Tabel 7. Perbandingan Hasil Pencapaian Kinerja Upaya Kesehatan Pengembangan UPT Puskesmas Danurejan II Tahun 2017 s.d 2018
NO |
KOMPONEN KEGIATAN UPAYA KESEHATAN PENGEMBANGAN |
CAPAIAN |
TREND |
|
2017 |
2018 |
|||
1 |
Upaya Kesehatan Usia Lanjut |
80,50% |
92,19% |
NAIK |
2 |
Upaya Kesehatan Mata / Pencegahan Kebutaan |
100% |
100% |
TETAP |
3 |
Upaya Kesehatan Telinga / Pencegahan Gangguan pendengaran |
100% |
100% |
TETAP |
4 |
Kesehatan Jiwa |
100% |
100% |
TETAP |
5 |
Kesehatan Olahraga |
66,67% |
66,67% |
TETAP |
6 |
Pencegahan dan penanggulangan penyakit gigi |
100% |
100% |
TETAP |
7 |
Perawatan Kesehatan Masyarakat |
89,01% |
100% |
NAIK |
8 |
Bina Keluarga Tradisional |
59,05% |
100% |
NAIK |
9 |
Bina Kesehatan Kerja |
100% |
66,67% |
TURUN |
Rata-rata Kinerja |
77,25% |
91,72% |
NAIK |
Dari tabel di atas capaian kegiatan pengembangan tahun 2018 bila dibandingkan dengan tahun 2017 mengalami kenaikan yaitu dari 77,25% menjadi 91,72%. Hal ini disebabkan ada beberapa komponen kegiatan yang mengalami kenaikan, yaitu upaya kesehatan usia lanjut dari 80,50% menjadi 92,19%, upaya perawatan kesehatan masyarakat dari 89,01% menjadi 100%, dan bina keluarga tradisional dari 59,05% menjadi 100%. Sedangkan yang mengalami penurunan bina kesehatan kerja dari 100% menjadi 66,67%. Untuk upaya pengembangan lainya tetap.
Pada kriteria bina kesehatan kerja mengalami penurunan dan tergolong kategori kurang, yaitu dari 100% menjadi 66,67% dikarenakan kategori pos UKK berfungsi baik belum terlaksana dikarenakan masih terhambat dalam proses pembentukan pos UKK seperti yang direncanakan pada tahun 2018.
3. Hasil Kinerja Kegiatan Manajemen UPT Puskesmas Danurejan II
Tabel 8. Perbandingan Hasil Pencapaian Kinerja Manajemen UPT Puskesmas Danurejan II Tahun 2017 dan 2018
NO. |
KOMPONEN MANAJEMEN PUSKESMAS |
CAPAIAN |
TREND |
|
2017 |
2018 |
|||
1 |
MANAJEMEN OPERASIONAL PUSKESMAS |
10,00 |
10,00 |
NAIK |
2 |
MANAJEMEN ALAT DAN OBAT |
10,00 |
9,50 |
TURUN |
3 |
MANAJEMEN KEUANGAN |
10,00 |
8,50 |
TURUN |
4 |
MANAJEMEN KETENAGAAN |
9,57 |
10,00 |
NAIK |
RATA-RATA |
9,89 |
9,50 |
TURUN |
Dari tabel di atas capaian kinerja manajemen Puskesmas Danurejan II tahun 2018 bila dibandingkan dengan tahun 2017 mengalami penurunan tetapi masih termasuk kategori baik yaitu dari 9,89 menjadi 9,50. Hal ini disebabkan karena ada penurunan pada manajemen alat dan obat dan manajmen keuangan. Pada manajemen obat hanya mencapai 9,50 dikarenakan pelaksanaan up dating daftar inventaris alat dilakukan per 6 bulan (semester) sesuai ketentuan dan untuk kategori manajemen keuangan hanya mencapai 8,50 dikarenakan kepala puskemas melakukan pemeriksaan keuangan tiap 3 bulan sekali.